Gangnam Seoyon Plastic Surgery merangkum 4 penyebab multiple fold persisten — kondisi ketika garis lipatan terbentuk berlapis-lapis setelah operasi kelopak mata ganda — beserta prinsip perbaikannya.

Apakah Anda pernah mengalami, setelah menjalani operasi kelopak mata ganda, seiring berjalannya waktu garis lipatan terlihat bukan sebagai satu garis melainkan dua sampai tiga garis yang bertumpuk setiap kali membuka mata?

Banyak pasien mengatakan bahwa setiap kali bercermin mereka bertanya-tanya, “Apakah ini normal?”, dan meski sudah memakai riasan, garis yang bertumpuk terlihat tidak rapi sehingga mata tampak berat. Kondisi ini secara medis disebut ‘multiple fold persisten’, dan semakin dibiarkan, garisnya akan semakin menebal serta sering kali sulit kembali alami tanpa koreksi ptosis atau operasi revisi.

Hari ini saya akan merangkum karakteristik tiap penyebab beserta prinsip perbaikannya berdasarkan kasus-kasus operasi revisi multiple fold persisten.

Foto sebelum dan sesudah Revisi Kelopak Mata Ganda (4 bulan pascaoperasi)
Foto sebelum dan sesudah Cangkok Lemak (8 bulan pascaoperasi)

■ Apa itu multiple fold persisten?

Multiple fold persisten adalah kondisi ketika muncul kerutan tambahan yang tidak diinginkan di atas garis lipatan kelopak mata, sehingga yang terlihat bukan satu garis yang halus melainkan beberapa lapis garis yang saling bertumpuk.

Ini berbeda dengan tumpukan garis yang bersifat sementara akibat pembengkakan. Bila garis tetap terbentuk lebih dari satu bahkan setelah bengkak benar-benar hilang, kemungkinan besar itu adalah multiple fold persisten yang timbul akibat perlengketan jaringan.

■ Mengapa multiple fold persisten bisa terjadi?

Hasil baru akan terlihat alami bila penyebabnya ditentukan dengan tepat. Berikut 4 penyebab utama yang kami rangkum di Gangnam Seoyon.

1) Terjadinya perlengketan setelah operasi revisi seperti penurunan garis lipatan (teknik "dua garis") atau Operasi Retraksi Kelopak Mata

Bila jaringan di area operasi revisi mengalami perlengketan yang berlebihan selama proses penyembuhan, akan terbentuk kerutan baru di atas garis yang semula ada.

Foto sebelum dan sesudah Operasi Kelopak Mata Ganda

2) Memiliki lipatan berlapis sejak lahir

Ini adalah kasus bawaan di mana struktur kulit itu sendiri cenderung membentuk kerutan berlapis, sehingga dibutuhkan desain yang presisi untuk menciptakan garis lipatan kelopak mata yang alami.

3) Kulit tipis dengan jaringan yang sangat sedikit

Bila kulit dan lapisan lemak tipis, daya topang garis lipatan menjadi lemah sehingga mudah terbentuk kerutan tambahan di atas garis tersebut.

4) Koreksi ptosis yang mengendur sehingga lipatan kelopak mata ikut mengendur

Ini adalah kasus ketika seiring waktu efek koreksi ptosis melemah, sehingga garis lipatan ikut mengendur dan terlihat seperti lipatan berlapis.

■ Kapan multiple fold persisten sebaiknya dioperasi?

Operasi revisi umumnya dilakukan sekitar 6 bulan setelah operasi pertama. Sebab, jaringan parut yang tadinya masih keras biasanya membutuhkan waktu sekitar 6 bulan untuk melunak.

Namun, bila gejalanya berat hingga mengganggu aktivitas sehari-hari, ada juga kasus yang kami kerjakan setelah konsultasi tanpa terikat waktu tersebut.

Foto sebelum dan sesudah Revisi Kelopak Mata Ganda (4 bulan pascaoperasi)
Foto sebelum dan sesudah Revisi Kelopak Mata Ganda (1 bulan pascaoperasi)

■ Prinsip perbaikan multiple fold persisten di Gangnam Seoyon — 3 tahap

Gangnam Seoyon Plastic Surgery berprinsip menangani jaringan penyebabnya secara presisi, tanpa memaksakan prosedur penyerta.

STEP 1. Melepaskan perlengketan hingga bersih

Kami memisahkan jaringan yang melengket — penyebab lipatan berlapis — secara presisi.

STEP 2. Mencegah perlengketan ulang

Kami mengisi area yang berpotensi mengalami perlengketan ulang dengan jaringan normal dan jaringan lemak yang bersih, sehingga kemungkinan kekambuhan menjadi lebih kecil.

STEP 3. Cangkok lemak hanya bila diperlukan

Cangkok lemak hanya kami lakukan secara terbatas pada kasus yang volumenya kurang.

Gangnam Seoyon Plastic Surgery menjelaskan, “Menghindari sebisa mungkin prosedur penyerta seperti koreksi ptosis atau cangkok lemak, dan menyelesaikannya dengan rapi hanya melalui pelepasan perlengketan serta pencegahan perlengketan ulang — itulah know-how khas Gangnam Seoyon.” Pada kenyataannya, dari pengalaman konsultasi, kasus yang dapat diselesaikan tanpa prosedur penyerta justru lebih banyak.

Diagram penjelasan Operasi Kelopak Mata Ganda

■ Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

T. Kapan operasi revisi multiple fold persisten dapat dilakukan?

J. Pada sebagian besar kasus, waktu yang tepat adalah sekitar 6 bulan setelah operasi pertama. Namun bila gejalanya berat dan mengganggu aktivitas sehari-hari, operasi terkadang tetap dilakukan tanpa terikat waktu tersebut.

T. Apakah koreksi ptosis atau cangkok lemak harus dilakukan bersamaan?

J. Pada sebagian besar kasus tidak diperlukan. Prinsipnya adalah menyelesaikannya hanya dengan pelepasan perlengketan dan pencegahan perlengketan ulang, sedangkan prosedur penyerta hanya dilakukan secara terbatas bila benar-benar diperlukan.

T. Apakah lipatan berlapis tidak akan muncul kembali setelah operasi revisi?

J. Karena kami melakukan pengisian area tersebut dengan jaringan normal dan jaringan lemak untuk mencegah perlengketan ulang, kemungkinan kekambuhan dapat ditekan seminimal mungkin. Namun, hasilnya dapat berbeda tergantung kemampuan penyembuhan masing-masing orang.

T. Berapa lama masa pemulihannya?

J. Jahitan dilepas dalam 5–7 hari, dan aktivitas sehari-hari dapat dilanjutkan setelah 3–7 hari. Hasil yang alami umumnya menetap pada sekitar bulan ke-3 hingga ke-6.

■ Penutup

Bila garis lipatan kelopak mata Anda terlihat bertumpuk berlapis-lapis, sebaiknya Anda curigai lebih dulu kemungkinan multiple fold persisten, bukan sekadar pembengkakan biasa. Karena pendekatan penanganannya berbeda-beda tergantung penyebabnya, saya menyarankan Anda untuk mendapatkan diagnosis yang akurat.

Di Gangnam Seoyon Plastic Surgery, Direktur Utama Choi Dong-il dengan pengalaman 23 tahun menangani langsung mulai dari konsultasi hingga tindakan operasi, dan berprinsip melakukan operasi revisi yang presisi sesuai penyebabnya tanpa memaksakan prosedur penyerta.

※ Setelah operasi dapat timbul efek samping seperti perdarahan, infeksi, dan peradangan tergantung kondisi masing-masing individu, serta hasil dan masa pemulihan dapat berbeda pada tiap orang, sehingga pastikan untuk berkonsultasi secara menyeluruh dengan dokter spesialis sebelum menjalaninya.

dr. Choi Dong-il dari Klinik Bedah Plastik Gangnam Seoyon
Riwayat karier dr. Choi Dong-il
Interior Klinik Bedah Plastik Gangnam Seoyon
Interior Klinik Bedah Plastik Gangnam Seoyon
강남서연성형외과의원은 의료법을 준수합니다 이 게시물의 사진들은 동일한 조건 아래에서 촬영되었으며, 환자의 사전 동의를 받아 촬영한 이미지입니다. 또한 성형 수술 및 시술 후 개개인에 따라 출혈, 감염, 염증 등의 부작용이 발생할 수 있으므로 주의를 요합니다.