Postingan setelah sekian lama. Saya ingin menekankan bahwa kita harus memahami prinsip koreksi mata asimetris dan melakukan operasi berdasarkan prinsip tersebut.
Biasanya, yang disebut mata asimetris adalah ketika satu mata lebih besar atau lebih kecil dari yang lain.

Pada pasien ini juga, satu mata tampak terbuka lebih kecil, dan lipatan yang menyerupai lipatan ganda (double eyelid) terlihat di satu sisi tetapi tidak di sisi lainnya.
Alisnya juga terlihat seperti tato (?), tetapi jika diperhatikan lebih dekat, alis kanan lebih tinggi dan alis kiri lebih rendah.
Singkatnya, ini adalah asimetri wajah.
Selain itu, kelopak mata bawah kanan (tanda panah) juga lebih rendah. Struktur tulangnya sendiri memang lebih besar di sebelah kanan.
Dalam kasus seperti ini, kami melakukan koreksi dengan tingkat koreksi bentuk mata (ptosis correction) yang sedikit berbeda antara kedua sisi, serta menyesuaikan kulit di satu sisi secukupnya.
Silakan merujuk pada postingan sebelumnya
https://blog.naver.com/medicdoctor/221675433738

Ini adalah penampilan setelah 4 bulan.
Meskipun struktur tulang di sebelah kanan lebih besar, kini keduanya terlihat hampir simetris.
Pasien ini menjalani operasi koreksi bentuk mata metode sayatan (incisional ptosis correction) + epicanthoplasty (pembukaan sudut mata dalam).
Bekas lukanya juga tidak terlalu terlihat dan tampak natural.
